Kamis, Juni 21, 2012

Kondisi Kota Kupang


Secara geografis Kota Kupang terletak pada 123° 32’ 14” - 123° 37’ 01” Bujur Timur dan 10° 36’ 14” - 10° 39’ 58” Lintang selatan, Secara administratif, Kota Kupang terdiri dari 6 Kecamatan dan 49 Kelurahan, dengan luas wilayah 260,127 km²/26.012,74 ha, terdiri dari luas daratan 165,337 km²/16.533,70 ha dan luas laut 94,790 km²/9.479,03 ha. Adapun batas administrasi wilayah kota Kupang berdasar pemetaan dan pemasangan patok tata batas wilayah kota Kupang adalah : 


  • Sebelah Utara : berbatasan dengan Teluk Kupang.
  • Sebelah Selatan :berbatasan dengan Kecamatan Kupang Barat dan Kecamatan  Nekamese Kabupaten Kupang
  • Sebelah Timur :berbatasan dengan Kecamatan Kupang Tengah dan Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang.
  • Sebelah Barat  :berbatasan dengan Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang dan Selat Semau.

Kondisi Fisik Dasar
Wilayah Kota Kupang secara umum berada di wilayah dataran rendah, dan secara topografis berada pada wilayah dengan ketinggian antara 0 - 350 m dpl (di atas permukaan laut). Bila dilihat pengelompokkan wilayah berdasarkan kondisi topografinya yang menggambarkan titik tinggi wilayahnya, maka sebarannya di wilayah Kota Kupang dapat digambarkan sebagai berikut :
  • Daerah tertinggi di atas permukaan laut dengan titik tinggi 100 – 350 m dpl., terletak di bagian selatan wilayah Kota Kupang.
  • Daerah terendah di atas permukaan laut dengan rentang titik tinggi 0 – 70 m dpl., terletak di pesisir utara dan barat wilayah Kota Kupang.

Visualisasi Ketinggian Kota Kupang Menggunakan Data Aster GDEM
Penggunaan Lahan
Menurut RTRW 2011-2031, penggunaan lahan di Kota Kupang masih didominasi oleh penggunaan tidak terbangun. Penggunaan lahan terbangun di Kota Kupang seluas 3.331,60 Ha (33,316 Km²) dan penggunaan lahan tidak terbangun seluas 13.202,11 Ha  (132,021 Km²). Perbandingan lahan terbangun dan tidak terbangun adalah  20,15% : atau 79,85%.
Pada katagori penggunaan lahan terbangun, dominasi penggunaan lahan dibentuk oleh penggunaan untuk lahan permukiman dengan luas mencapai 1.701,14 ha (17,01 km²) atau 10,29% dari luas lahan keseluruhan atau 51% dari luas lahan terbangun. Sedangkan untuk katagori penggunaan lahan tidak terbangun dominasi dibentuk oleh penggunaan ladang/tegalan yang mencapai luas 6.634,78 ha (66,348 km²) atau 40,13% dari luas lahan keseluruhan.